PENGGUNAAN SKINCARE SELAMA KEHAMILAN
Kehamilan adalah anugerah bagi setiap wanita yang ada di
dunia. Kehamilan adalah peristiwa ajaib yang sangat membahagiakan bagi wanita
yang mengalaminya. Sebagai rasa syukur atas kehamilan maka, wanita hamil perlu
menjaganya sebaik mungkin. Menjaga diri sendir dan tentunya menjaga janin dalam
kandungannya hingga trrlahir ke dunia. Karena sebuah keindahan tiada tara
ketika melahirkan bayi dan menggenggam tangan hangatnya yang terlahir ke dunia setelah melalui perjuangan
untuk melahirkannya. Semua ibu yang bahagia pasti akan merasakan hal yang sama.
Namun, kehamilan bukan hanya soal hal- hal yang indah
saja. Suka duka selama kehamilan adalah hal yang lumrah. Misalnya tantangan di
awal kehamilan mengahadapai kondisi morning sickness yang parah, dan kehamilan di
trimester akhir yang ditandai dengan nafas sesak dan kondisi fisik yang semakin
melemah. Dalam hal kecantikan dan kesehatan kulit, muai muncul flek, oigemtasi
berlebih, strectch mark, berjerawat, ulit kering ataupun berminyak dan masih
banyak lagi. Hal tersebut terjadi karena efek hormon kehamilan yang bekerja.
Mengeluhkan kondisi- kodisi tersebut hanya akan memperburuk keadaan dan bisa
berujung stress yang mengantar pada masalah kehamilan. Untuk itu, perlu adanya
antisipasi untuk menghindarinya.
Jika ditanya, pelrukah skincare selam kehamilan? Jawaban
setiap orang akan berbeda- beda, naun bagi penulis sendiri skincare tentu perlu
untuk menjaga kecantikan dan kesehatan kulit selama hamil dan pasca kehamilan
namun perlu memperhatikan keamannya bagi kandungan. Skincare yang memiliki
bahan berabahay misalnya mercury sangat tidak boleh digunakan karena akan
memberi masalah bagi kesehatan janin. Sebuah studi menjelaskan skincare yang
terlalu banyak mengandung vitain A ataupun mengandung bahan logam dan merkuri
akan menyebabkan kerusakan plasenta hingga memberikan efek downsyndrom pada
janin. Naudzubillah mindzalik. Untuk itu memilih dengan cermat skincare apa
saja yang dapat digunakan.bila perlu gunakan bahan alami saja.
Skincare yang aman dan dgunakan diantaranya adalah
1.
Minyak
zaitu dipercaya mampu melembabkan dan mengatasi kerutan kehamilan. Dapat
dipakaikan diwaja dan seluruh permukaan kulit. Untuk wajah dapat diaplikasi
dengan menuang keats kapas kemudian diusapkan pada wajah hingga kotoran ikut
terangkat. Diamkan sepanjang malam untuk masker atau dapat juga dibilas setelah
bebrapa menit. Untuk area tubuh lainnya, minyak zaitun dapat digunakan dengan
caa mengoles atau dipijatkan perlahan.
2.
Madu.
Madu berfngsi untuk melembabkan dan memperbaiki kulit kering dan pecah- pecah.
Kehamilan dapat menyebabkan kulit disekitar bibir menjadi kering dan menjadi
hitam. Jadikan madu sebagai masker bibir setia 2 hari sekali.
3.
Susu
murni. Susu murni mungkin suit ditemukan di daaerah perkotaan, namun sudah ada
brand yang memproduksi susu murni dalam bentuk kemasan miaslnya b**r brand.
Jenis susu tersebut dikenal memilki manfaat baik bagi kesehatan tubuh namun
ternyata juga memilki manfaat yang baik bagi kecantikan kulit. Susu dapat
digunakan sebagai masker alami dengan mencampurkan beberapa tetes dengan sabun
cair. Dibiarkan mersap lalu dibilas. Susu juga dapat dijadikan masker wajah
untuk melaan pigmentasi dengan cara mencampurkannya dengan madu. Lalu
diaplikasikan ke wajah dan dibiarkan hingga mengering lalu dibilas.
4.
Air
mawar. Air mawar dapat dijadikan pelembab harian yang digunakan sebelum
menggunakan produk make up. Air mawar disemprtkan ke wajah lalu dibiarkan
hingga menegring
5.
Tabir
surya. Tabir surya adalah kandungan yang ada pada lotion tubuh dan cream wajah.
Ibu hamil boleh memilih produk tabir surya yang dipasarkan di drugstore. Ingat,
jangan menggunakan crea pemutih instan yang akan merusak kulit wajah
dan mengganggu kesehatan janin.
Demikianlah beberapa skincare yang dapat dipilih oleh ibu
hamil untuk tetap memperhatikan keatan kulitnya agar tetap berseri selama masa
kehamilan dan pasca persalina. Semoga bermanfaat.
makasih tipsnya bund
BalasHapus